Kemarin hampir hujan
Kesejukan sudah terasa nikmatnya
Terasa dingin diselimuti awan mendung
Membelakangi sang surya di siang hari
Air perlahan turun dari langit
Bak langit sedang berpeluh
Dia hanya turun sedikit
Lalu hilang diterpa angin
Perlahan mendung yang termuat kesejukan
Menyingkap bak panggung memulai acaranya
Panas kurasakan lagi
Kering peluh ini
Langit tak jadi menurunkan keringatnya
Kering lehar ini menyimpan dahaga
Hampir 1 tahun tidak merasakan tangis langit
Wahai sang Langit kenapa engkau enggan menangis lagi
Air mata lagit sudah kering kah
Atau engkau merasakan penat
Atau engkau sedemikian murka
Kenapa engkau tak jadi berikan kesejukanmu.
26 September 2011
Tidak ada komentar:
Posting Komentar