Sabtu, 21 Juli 2012

Botak Terus Terang

Beberapa hari ini aku mendapatkan kesialan yang lumayan beruntun, mulai dari handphone yang layarnya mati sampe kunci kamar sekaligus kunci motor jatuh di laut waktu mancing ditambah lagi mancingnya ngga dapat ikan plus tali senarku putus, lengkap sudah penderitaan. Setelah beberapa kejadian akupun memutuskan melakukan ritual yang biasa orang lakukan ketika seseorang lepas dari suatu beban atau ketika seseorang mencapai satu tujuan tertentu. tentunya yang kulakukan ini juga mempunyai makna tersendiri bagiku. Ritual itu adalah mencukur rambut hingga bersih dan dilanjutkan dengan membasuh seluruh badan di Laut.

aku melakukan ritual ini dengan harapan peruntunganku akan berganti, tetapi lebih dari itu, aku ingin merasakan seperti terlahir kembali menjadi pribadi yang baru, lepas dari segala masa lalu untuk memulai kehidupan yang baru, kehidupan yang menurutku lebih baik, dan aku berharap ritual ini menjadi sebuah titik awal. 

Aku sadar memang tidak semudah membalikkan telapak tangan, perlu niat yang tangguh dan sebuah dan kesungguhan serta ketekunan untuk mencapainya, karena tanpa itu semua aku yakin ritual yang kubuat itu akan sia-sia dan berlalu begitu saja. selain itu juga perlu adanya sebuah tindakan yang nyata dan konkrit sebagai langkah awal untuk melaksanakan janji ini. aku berharap, walaupun aku tidak bisa menjadi apa-apa di dunia ini, paling tidak aku mampu memberikan warna dalam dunia ini. semoga apa yang aku janjikan untuk diriku sendiri ini tidak berakhir dalam sebuah janji saja, tetappi ada sebuah tindakan dan wujud yang nyata dan konkrit. Amin.

Rabu, 04 Juli 2012

Bangkit Dari Kubur


Satu malam ketika aku menyiram tanaman (mumpung air PDAM lagi ngalir), aku melihat sebuah pohon pepaya yang baru muncul daunnya yang berada dipucuk, dan warnanya sangat hijau, menandakan pohon itu sangat sehat. sebenarnya banyak juga pohon yang aku tanam dan kemudian tumbuh berkembang, tetapi pohon ini menjadi sangat spesial bagiku karena sebuah cerita, hingga daun pada pohon itu tumbuh.

Pada satu sore aku, pada waktu itu aku sedang rajin-rajinnya menjalani sebuah hobi baru, yaitu berkebun. aku menanam aneka tumbuh-tumbuhan di sebuah lahan kosong di samping kamar kosku. Setelah menanam berbagai macam pohon-pohon, aku melihat sebuah pohon pepaya yang tumbuh tepat dibawah antena parabolaku yang aku pasang tepat disamping kamarku. Aku melihat pohon itu mengalami kesulitan untuk tumbuh lagi karena terhalang oleh parabola yang berada tepat disampingnya, selain itu juga keberadaan pohon itu juga mengganggu signal yang diterima parabolaku. Melihat hal itu akupun memutuskan untuk memindah pohon itu ketempat lain yang tidak mengganggu keberadaan parabolaku sekaligus tidak mengganggu pertumbuhan pohon itu. dengan menggunakan linggis dan parang dan dibantu oleh Arief teman kosku, akupun mulai menggali sekitaran pohon untuk mengangkat pohon itu dan memindahkannya.

Setelah aku pindahkan, setiap sore akupun menyirami pohon itu agar dia bisa bertahan hidup di tempatnya yang baru. Tetapi hari berganti hari, ternyata pohon itu kemudian menjadi layu seluruh daun-daun yang sangat hijau pun perlahan mulai mengering hingga akhirnya gugur ditanah. Melihat hal itu aku sangat menyesal karena telah memindahkan Pohon itu, karena aku berfikir pasti pohon ini akan mati dan tidak bisa bertahan ditempat barunya. tetapi aku tidak patah semangat, setiap hari aku menyiram pohon itu dan selalu membersihkan gulma yang mengganggu ditempat barunya. Setelah hampir satu bulan akhirnya pohon itu mulai menampakkan sebuah kehidupan baru, aku melihat ada sedikit daun yang mulai tumbuh di pucuknya, melihat itu aku sangat  yakin bahwa pohon itu pasti akan mampu untuk terlahir kembali dan hidup normal seperti saat ia hidup dilingkungan lamanya. Benar saja, beberapa hari setelah daun itu tumbuh, ranting-ranting daun kecil mulai mengikuti tumbuh di batang pohon itu, dan daun-daun di pucuk yang dulu hanya kecil, sekarang terlihat mulai rindang kembali dan sangat hijau. Akupun sangat senang, bahagia dan terharu melihat peristiwa itu.

Sebuah pelajaran yang harus menurutku sangat penting dari peristiwa itu, bahwa sebagai manusia kita juga harus meniru sebuah semangat hidup dari pohon itu. Walaupun dia sangat terpuruk hingga mungkin kita melihat bahwa dia akan mati, tetapi ternyata dia mampu membuktikan bahwa dia mampu untuk bangkit terlahir kembali hingga ia menjadi hidup normal kembali seperti sedia kala, atau bahkan kelak dia akan berbuah dan memberikan manfaat bagi kita semua. Dari sini aku melihat bahwa dengan sebuah semangat, kemauan, dan ketekunan, aku yakin walaupun dalam keadaan terpuruk, kita bisa mampu  terlahir kembali dan bangkit untuk memulai hidup baru yang lebih baik.  

-Yang terpenting adalah bagaimana kita bisa bangkit disaat kita terjatuh-

 

Senin, 02 Juli 2012

Kamu Tidak Lagi Dua Melainkan Satu

Hari kamis tanggal 29 Juni 2011 menjadi hari yang sangat bersajarah untuk teman kerjaku yang bernama Bernadete Bare Herin, menjadi sebuah hari yang membahagiakan karena hari itu adalah hari dimana dia mengucapkan sebuah janji suci untuk melebur dengan seorang pria yang menjadi pilihan untuk mendampinginya disisa hidupnya, dengan disaksikan ribuan manusia. Waktu itu aku juga mendapatkan undangan untuk dapat hadir menyaksikan dan turut serta mengambil bagian dalam kebahagiaan itu.

Pada waktu acara berlangsung aku melihat suasana yang sangat sakral menyelimuti suasana malam itu, aku terkagum selama mengikuti cara resepsi ini. Tetapi didalam bathin ini sungguh sangat bergolak, mengikuti dan menyelami acara tersebut, kemudian aku merenungkannya dengan perilakuku selama ini, aku sendiri mengatakan bahwa aku belum atau bahkan tidak merasa pantas untuk itu. menengok masa laluku membuatku berfikir seperti itu.

Sebuah kenakalan masa lalu, dimana aku merasa belum bisa menghargai perempuan,  adalah alasan mengapa aku belum pantas untuk itu. Sebuah penyesalan yang sangat dalam seketika itu juga menyeruak menyelimuti seluruh jiwa dan raga ini. aku merasa sangat berdosa dan bersalah, hingga aku berfikiran mungkin Tuhan belum memberiku jalan karena Ia ingin memberikan aku sebuah teguran hingga aku sadar akan artinya Seorang Perempuan, sehingga kelak jika aku disatukan dengan seorang wanita, aku akan benar-benar mampu untuk menghargai, menjaga dan mempertahankan bukan hanya untuk sesaat tetapi untu sebuah kehidupan yang kekal. Dan yang paling terpenting adalah saat itu aku dapat benar-benar mengamalkan arti sebuah kata  kamu tidak lagi dua melainkan satu, karena dalam sebuah keluarga, bukan hanya berfikir dan bertindak hanya tentang kamu atau aku tetapi kita atau kami.

Akhirnya saya mengucapkan Proviciat untuk Kak Bie dan Bernadette, semoga dalam menlangkah kedepan, kalian tidak lagi melangkah sendirian tetapi selalu bersama hingga maut memisahkan. Terima kasih karena telah memberikanku sebuah pencerahan untukku dalam memandang sebuah, Janji Sakral untuk sekali seumur hidup.  

-Maafkan atas dosa-dosaku selama ini dan aku berjanji untuk lebih menghargai seorang perempuan-


   

Entri Populer