Rabu, 29 Februari 2012

Berbagilah Tertawa Dengan Dunia


Pas aku nonton  Spongebob, film kartun anak-anak , yang tiap sore disiarin sama tivi swasta, tokoh utama di film itu bilang “berbagilah tertawa dengan dunia”.  Jika kata “berbagi tertawa dengan dunia” dijadikan sebagai sebuah kata kerja atau pekerjaan, menurutku dan mungkin menurut banyak orang juga, itu adalah sebuah pekerjaan yang sangat gampang dan sepele buat dilakukan setiap orang, ya ya ya yaaaa memang sangat gampang dan sepele, jika kata “tertawa” diartikan dengan sangat sempit dalam arti “tertawa” hanya diartikan  sebagai sebuah kata kerja yang digambarkan dengan seseorang  yang mengeluarkan suara  suara riang karena merasa lucu atau senang atau untuk menunjukkan kepuasan waktu mencemooh orang yang kita anggap berseberangan dengan orang lain, tapi sebuah pekerjaan  (tertawa) akan jadi sangat sulit dan berat ketika tertawa diartikan dengan luas dan dilakukan dengan suatu niat yang baik, positif,  dan tersenyum dijadikan bagian dalam kata “tertawa”  yang bertujuan untuk membahagiakan orang lain.

Waktu aku membayangkan seluruh dunia ini tertawa pasti akan sangat menyenangkan, semua senang dengan tertawa sebagai “ekspresinya” tanpa ada rasa sedih, pasti seneng banget deh, ngga lihat lagi orang sedih, yang ada adalah senang, semua saling berbagi tertawa, berbagi senyum, aku yakin jika semua terjadi pasti dunia ini lebih indah, tidak ada lagi gambar atau potret dengan warna buram, yang adanya hanya potret ceria. Banyak orang kita bisa merasakan senang kalau sudah merasakan sedih tapi aku bilang lebih baik kita senang tanpa rasa sedih, atau banyak orang juga bialng sedih adalah pemberi warna dalam hidup, tapi menurutku senang dan bahagia sudah cukup memberikan warna yang lebih terang benderang  dalam dunia ini.
Jadi siapa mau bergabung untuk berbagi Kotak Tertawa buat sesama kita???

Sabtu, 25 Februari 2012

Kau Sahabatku Paling Setia

Tiba-tiba aku merasa nyesel banget, karena aku sudah memperlakukan sahabat yang selalu setia menemaniku, dalam keadaan duka. Kala aku susah, aku selalu merasa paling dekat dengan mu, tapi di kala aku senang aku selalu menjauhimu, maafkan aku yang tidak tahu diri ini.

Aku sudah lama berteman dengan mu dan kita mulai akrab sejak aku menginjak kelas 2 SMA, detik demi detik, jam demi jam, hari demi hari, bulan demi bulan, hingga akhirnya tahun demi tahun berlalu kita telah bersama hidup dalam 1 atap, tapi mengapa aku begitu jahatnya, hingga baru saat ini menyadari bahwa engkau adalah sahabatku paling setia !!! Padahal sudah hampir 10 tahun kita bersahabat sangat dekat. Bahkan hingga saat ini, seingatku, hanya engkau yang mau mendekat di saat aku susah, tapi konyolnya aku, saat aku mendapatkan sedikit rejeki, aku malah meninggalkanmu begitu saja!!! Lebih parahnya lagi, aku memilih untuk berpaling darimu!!! sungguh aku memang seorang sahabat yang sangat JAHAD!!! aku sangat menyesal, benar-benar menyesal!! aku mohon maafkan kelakuanku ini. aku berjanji aku tidak akan melupakanmu. 

Tapi maaf jika suatu saat kelak aku benar-benar meninggalkanmu, karena aku pikir persahabatan yang terlalu berlebihan, juga tidak baik untuk hubungan kita berdua. Aku juga tidak tahu kenapa saat ini, di benak ini mulai sering terbersit  "jika aku terlalu dekat denganmu, kelak kamu pasti akan membuatku sakit", dan kamu juga pasti tau, kalau aku nggak mau itu terjadi!!!

Memang hidup ini nggak adil, tapi semua itu saling melengkapi. Banyak kata-kata kiasan yang menggambarkan keadaan ini, seperti "ada genap ada ganjil", "ada kiri ada kanan", "ada gelap ada terang", dan dari sekian kiasan itu aku memilih kiasan "ada pertemuan pasti ada perpisahan".  Memang  sangat berat kurasa jika saat ini aku meninggalkanmu. Tapi aku memohon dari lubuk hatiku paling dalam, jangan pernah marah terlebih membenciku, jika kelak aku benar-benar meninggalkanmu demi kebaikanku.

Mengutip kata dari -The Patrick  Star-  "hidup ini memang kejam, jadi biasakanlah",  selain itu juga banyak orang yang berkata hidup adalah pilihan dan suatu saat aku memilih untuk meninggalkanmu!! maaf hanya ini kata yang bisa kuucapkan.

Untuk sahabat yang selalu ada dikala aku susah!!! ..MIE INSTAN SEGALA MERK..

Bokek Lagi

Kejadian masa  SMA dan Kuliah dulu terulang lagi deh, baru tanggal 23 duit di dompet tinggal 17 ribu. Padahal masih 8 hari lagi baru dapet pemasukan lagi !!! Owhh kejamnya dunia ini!!.  Sebenarnya salahku juga sih kacau di manajemen keuangan, gara-gara ngebet pengen mudik lewat jalur darat, sama ngotot buat beli lemari baju baru, akhirnya bikin kantong kering-ring, hufttt... Akhirnya naluri manusia sebagai seorang survivor pun muncul dengan maksimal, mulai dari persiapan bahan makanan yang awet dalam jumlah yang banyak hingga penghematan tingkat tinggi, yawh selama aku masih menjalani sendiri kupikir sah-sah aja, yang nyari duit aku sendiri, buat aku sendiri juga, ditambah belum ada tanggung jawab buat ngasih makan orang lain, jadi ya nggak masalah lah menurutku sebatas sampai saat ini!!! Besok-besok nggak boleh lagi apalagi kalo udah ada pendamping hidup sama penyempurnanya yaitu anak!!! Kalo kayak gitu mendingan aku yang lapar sendiri nggak papa deh yang penting tanggunganku bisa makan. Tapi itu juga gag bakalan aku biarkan terjadi kan lebih enak kalo bisa makan biar lauk-pauknya biasa saja yang penting bisa makan semua.
Kayaknya mulai sekarang harus bener-bener bisa ngendaliin yang namanya nafsu,  harus bisa menahan diri, aku tipikal orang yang kalo sudah liat sesuatu, dan aku seneng wahhh biar rem tangan udah pake rem cakram, ehhh dompetnya yang dateng sendiri ngga peduli biar isinya udah tiris, tapi aku juga heran sama diri sendiri, disisi lain sifatku yang borosnya minta ampun, tapi aku punya naluri bertahan dan irit yang luar biasa, dengan postur tubuhku yang agak tambun pasti pada ngira aku nggak bakalan kuat yang namanya menahan lapar, banyak orang mikir pasti makanku banyak, eitzzz tapi jangan salah biar kayak gini kalo masalah nahan makan aku juga jago, apalagi dalam keadaan mendesak biar ngga makan 2 hari aku masih bisa. Selain itu aku cukup bersyukur juga ngga tau apa pengalamanku ini sering juga terjadi sama orang lain atau aku sendiri yang ngalami, kalo yang nama kepepet bener-bener selalu aja ada malaikat penolong siapapun itu, aku sendiri juga heran kenapa ini sering terjadi, pas lagi laper tingkat tinggi nggak ada duit buat makan eh tiba-tiba ada yang ngajakin makan, nah habis makan berarti aku bisa bertahan lagi buat nggak makan sampe besok, nah kalo gitu tinggal nunggu besok ada rejeki nyasar lagi ato nggak.
Memang aku orangnya sangat boros tapi dibalik borosku tersimpan juga barang-barang yang kupunya buat kupake kedepan, yah emang ada beberapa persen yang dibantu orang tua juga sejak aku bekerja sendiri, selama hampir 2 tahun bekerja di perantauan aku dibantu dalam hal financial mungkin sekitar 4 kali, pertama pas mau berangkat ke Larantuka, aku dikasih sama Bapak 6 Juta, terus waktu prajabatan dikasih 4,5 juta, terus waktu beli motor bapak bantuin duit 5 juta, sama waktu mudik dikasih 1,5 juta dan semoga itu yang terakhir aku minta ke Orang Tuaku, malu juga kalo minta terus ke Bapak Ibu. Dari semua pemborosan yang paling menghabiskan adalah alokasi buat mudik, gimana nggak boros bayangin aja, selama 2 tahun diperantauan yang lumayan agak jauh aku udah 5 kali boalk-balik rumah sekali balik paling nggak minimal 5 juta amblas nggak tau buat apa aja itu. Yawh mulai sekarang harus bisa nahan diri dehh kalo ngga penting banget yawh ngga usah mudik dulu, KALO NGGA BAKALAN MENGHABISKAN SISA HIDUP BERTEMAN SAMA YANG NAMANYA MIE INSTAN DEHH, Keriting-keriting dah usus ini.

Taman Impian


Beberapa hari ini selalu terngiang sebuah tempat yang damai, semua penghuninya bekerja tanpa ada beban, tanpa ada rasa iri, saling bekerjasama harmonis sekali, tiap orang mengerjakan setiap bagiannya masing-masing dengan kesungguhan dan keseriusan hingga hasil kerja mereka pun menjadi maksimal,  aku membayangkan mereka berada di suatu tempat yang sangat nyaman sekali, ada beberapa rumah yang cukup, dengan tanah tertutup rumput yang sangat rapi, ada aliran sungai, yang sangat bersih dan jernih, ada kolam, jembatan hias, susunan taman bunga, pohon-pohon, semua tersusun sangat rapi dan nampak indah dengan pesona tersendiri.
Entah kenapa aku membayangkan itu semua, rasanya dalam bayangan itu aku sangat ingin sekali mewujudkannya ingin mengapainya tapi bayang-bayang itu seolah menggodaku disaat aku membiarkannya aku melihat dia semakin mendekat, tapi ketika kucoba untuk mengejar dan menggapainya ia berlari menjauh.  Kenapa  bayang-bayang ini selalu mengikutiku?
Entah apapun itu aku merasa tenang dan merasa sangat nyaman waktu aku membayangkan aku berada di tempat itu menjadi satu dengan mereka, ikut bekerja ikut menjaga sistem yang sangat indah itu. Tiba-tiba aku terbangun dan aku tersadar bahwa aku tidak berada dalam alam itu, aku tersadar kalau ternyata aku ada di dunia yang nyata, yang sekelilingnya banyak tercium aroma dengki, keserakahan,  keegoisan, ketakutan, kehancuran, kebiadaban dan lain-lain, sungguh sangat kontras sekali dengan keadaan yang aku bayangkan. Aku merasa sedih  ketika aku tersadar bahwa aku tidak berada di alam itu, aku sangat merindukan keadaan itu, aku yakin pasti bukan hanya aku saja   yang punya bayangan dan impian yang sama, tapi tidak sedikit pula yang punya pemikiran yang berbeda.  Tapi aku yakin bayang-bayang itu muncul bukan tanpa sebuah alasan atau sebab saat ini aku punya satu keyakinan tentang bayangan itu, aku yakin  ada sesuatu yang memberiku perintah untuk mengejar dan menggapai bayangan itu entah kapan!! Dan itulah keinginanku hingga saat ini, dan aku akan selalu berusaha mewujudkan bayangan itu.

Kamis, 16 Februari 2012

Kapan Ketemu Jodohku

pic "find the endles love" by odik

Tadi pagi, kebetulan setelah aku selesai membuat draft Keputusan di ruang kerja di mana  hanya ada aku dengan atasanku, kamipun mengobrol untuk sekedar mengisi waktu luang. Obrolan ringan pun dimulai dari masalah video di You Tube, hingga tiba-tiba kami berbicara tentang  masalah perjodohan. Nah pas sampai di topik ini, aku langsung menggunakannya untuk berbagi tentang permasalahanku, yaitu hingga saat ini aku belum menemukan pasangan hidup sekaligus jodoh untuk sekali seumur hidupku.  Jangankan jodoh sekaligus pasangan hidup,   bahkan hingga saat aku berfikiran untuk mencurahkan isi pikiran di catatanku ini, aku belum mempunyai pacar atau orang kupilih  untuk kudekati untuk menjadi pacar, yang kelak akan jadi pasangan hidup sekaligus jodohku. 

Sebenarnya, sebelum ada tulisan ini, aku mempunyai seorang pacar, yang aku harapkan kelak menjadi pasangan hidup sekaligus jodohku. Tapi karena ada satu hal permasalahan yang mungkin juga merupakan kesalahanku, akhirnya hubungan kami pun harus berakhir.  Jujur setelah berpisah aku merasa jatuh dan tersiksa,  hingga membuatku  kehilangan gairah, untuk kembali menjalin sebuah hubungan dengan wanita lain. Bahkan sampai saat inipun, aku juga belum tahu alasanku, mengapa aku menjadi seperti orang yang kehilangan semangat, hingga akhirnya aku memutuskan untuk membagi permasalahnku ini, sekaligus  bertukar pikiran dengan atasanku tentang permasalahan dalam mencari dan menentukan pasangan hidup. 

Waktu bertukar pikiran  dengan atasanku, beliau memberi beberapa saran dan tips dalam mencari pasangan hidup kelak. Ternyata banyak juga pertimbangan-pertimbangan yang mesti dipikirkan baik-baik pada waktu kita memutuskan untuk memilih pasangan hidup (dalam konteks pembicaraan  kami pasangan bukan lagi dalam hubungan pacaran tapi untuk jenjang yang lebih tinggi yaitu suami istri). Saran-saran yang beliau berikan, menurutku memang gampang-gampang susah, tapi dari sekian panjang obroran kami, aku membuat sebuah kesimpulan  bahwa "kalau mencari seorang jodoh tidak bisa bisa hanya dilihat secara fisik saja dan rasa ketertarikan awal saja, tetapi kita juga harus bisa menyeimbangkannya dengan realitas hidup". Nah dari hasil ngobrol tadi ini coba kurangkum dalam tulisan ini.  

Pertama, menurut beliau seorang pria memang harus pada posisi yang lebih tinggi daripada seorang wanita, alasannya adalah psikologi seorang wanita, cenderung ingin dilindungi oleh pria. Dilindugi di sini maksudnya bukan hanya sekedar dari ancaman fisik nyata atau serangan fisik dari luar, tapi juga dalam segala lini kehidupan, termasuk dalam permasalahan dapur atau kebutuhan yang lain. Lebih ringkasnya perlindungan dalam hal materi maupun bathin. Alasannya adalah karena jika seorang wanita berada pada posisi  yang lebih tinggi, membuat kecenderungan memunculkan sifat ego yang sangat tinggi dan akan  meremehkan pihak pria. Jika hal ini terjadi, dapat menimbulkan sebuah gangguan dalam hubungan berkeluarga, khususnya bagi pihak pria. Menurut pengalaman beliau,  seringkali pria akan mengalami depresi atau rasa minder karena alasan itu. Kesimpulan  pertama menurut atasanku adalah, dalam mencari pasangan hidup, pilihlah wanita yang maksimal adalah sejajar dengan kita, jangan sampai melebihi kita atau dengan kata lain jangan sampai kodrat kita sebagai pria diambil alih dan digantikan oleh wanita. 

Kedua, harus dilihat dari latar belakang pendidikan juga. Menurut beliau, akan lebih baik jika mencari pasangan hidup yang seimbang dalam hal pendidikan. Alasannya, dalam kehidupan keluarga kita tidak hanya saling melihat saja, tetapi dibutuhkan juga adanya sebuah komunikasi. Karena itu, suami-istri harus bisa saling  berkomunikasi dengan baik dan bisa berimbang. Aku simpulkan di sini berarti akan lebih baik jika  mencari pasangan hidup  yang paling tidak mempunyai latar belakang pendidikan yang tidak terlalu jauh dengan kita.

Ketiga, secara fisik, orang yang akan kita pilih untuk menjadi pasangan hidup harus mempunyai daya tarik untuk kita atau dengan kata lain cantik menurut selera kita masing-masing. Alasannya, sebagai manusia normal, yang membuat adam  tertarik dengan hawa pada waktu awal adalah jasmani, hal ini karena  menikah bukan hanya merupakan urusan bathin,  tetapi juga jasmani. Jadi beliau memberikan sebuah saran dalam mencari pasangan tidak boleh hanya karena merasa nyaman saja,  tetapi juga harus mempunyai daya tarik secara fisik menurut kita.  

Keempat, kita juga harus melihat juga  latar belakang keluarganya. Alasannya karena pada waktu kita menikah dengan seseorang, kita tidak hanya menjalin hubungan suami istri saja, tetapi kita juga menjalin hubungan yang melibatkan banyak hal termasuk keluarga pasangan kita. Nah jangan sampai nanti dalam hubungan keluarga, faktor keluarga besar menjadi sebuah batu sandungan. Kira-kira  seperti itu  tadi yang beliau sarankan ke aku.

Walaupun pada waktu bertukar pikiran dengan atasanku tadi, kami membahas  beberapa kriteria atau patokan seorang wanita untuk pria, tetapi aku berpikir mungkin seorang wanita pada waktu  mencari pasangan hidupnya, memiliki patokan atau  kriteria yang sama dengan beberapa kriteria di atas tadi. Jadi aku coba melihat diri sendiri apakah aku bisa masuk kedalam kriteria wanita. Untuk itu aku mencoba membuat sebuah gambaran selintas tentang aku. 

Pertama, secara fisik.  Menurutku aku termasuk dalam kategori pria  yang normal-normal saja, tidak terlalu jelek-jelek, hanya  sering menjadi masalah adalah  postur tubuhku cenderung agak pendek dan  gendut,  dengan tinggi badan 165 cm dan angka berat tertinggi sampai di angka 84kg. Karena permasalahan itu aku berusaha keras untuk memperbaikinya, hingga akhirnya sekarang aku bisa menurunkan berat badan hingga mencapai angka 70 kg dari target 60 kg. Secara keseluruhan fisik, menurutku disamping dua permasalahan itu tidak ada permasalahan yang lain.

Kedua, secara penghasilan. Sebagai PNS Golongan III/a, aku sudah mempunyai penghasilan yang tetap,  dan cukup (kalau bisa nyukup-nyukupin). selain itu masalah jaminan untuk masa tua, aku sudah jelas  memiliki uang pensiun yang mengiringiku hingga aku mati kelak. Jadi menurutku, secara penghasilan, kalau ada yang mau hidup dengan gaya pas-pasan, dengan gaji seadanya, pasti tidak akan menjadi sebuah masalah.

Ketiga, latar belakang keluarga. Menurutku, keluargaku secara ekonomi pas-pasan,  bisa memenuhi kebutuhan makan untuk sebulan penuh, tidak terlalu kurang, tetapi tidak berlebihan juga. Jadi menurutku tentang permasalahan latar belakang keluargaku juga tidak akan menjadi sebuah masalah.

Kelima, masalah pendidikan. Menurutku aku juga tidak mempunyai permasalahan dalam hal pendidikan. Pendidikan yang tempuh  juga cukup tinggi, buktinya kelasku pada waktu aku bersekolah saja berada di lantai 3.

Terakhir adalah  masalah sifat. Inilah yang mungkin sedikit mengganjal. Secara sifatk,  aku adalah seorang laki-laki biasa, aku mempunyai kebaikan tetapi juga keburukan. Hampir semua kenakalan sudah pernah aku rasakan kecuali narkoba. Tapi di sisi lain, aku juga mampu membuktikan bahwa aku dapat dan mampu bertahan hidup sendiri, dan mampu mencapai sesuatu serta sangat setia kawan. Sewaktu pacaran aku juga cenderung setia, karena seingatku yang pernah aku kujalani, aku tidak pernah menduakan pasanganku. karena menurutku kalau aku tertarik dengan wanita dan menjalin hubungan khusus, aku tidak mau ada wanita lain. Memang pernah sekali aku menduakan, tetapi pada saat itu hubunganku memang sudah goncang dan memang tidak mungkin bisa bersama lagi (akhirnya memang berpisah), saat itu aku dekat dengan orang lain lagi,  tapi kejadian itu hanya sekali saja. Jadi menurutku, secara garis besar  aku masuk dalam kategori orang yang setia. 

Setelah aku bandingkan diriku dengan saran-saran yang diberikan oleh atasanku, menurutku aku seharusnya sudah dapat pasangan hidup. Tapi tidak tahu kenapa hingga saat ini,  aku pun belum mempunyai seorang pacar . Apa yang terjadi denganku,  apa  masalahku, apa yang salah dalam diriku ini!!! Tetapi setelah aku pikir-pikir, aku tidak boleh menyalahkan diriku sendiri. Jodoh tidak akan bisa kita temukan jika kita mencarinya dengan  nafsu untuk segera mendapatkannya. Jodoh itu pasti akan datang, saat kita sudah benar-benar siap untuk  menerima jodoh kita. Lalu  aku melihat lagi diriku,  dari sisi umur, ternyata aku juga belum terlalu tua. Saat ini umurku baru mau menginjak di angka 26 tahun, sedangkan teman-temanku yang umurnya 30 tahun saja masih banyak yang belum menemukan jodohnya. Setelah kupikir-pikir saat ini, aku yang segera ingin menemukan jodohku, mungkin lebih dikarenakan dorongan nafsu dan lebih karena dorongan keinginan orang tua, hingga tidak bisa untuk benar-benar berfikir secara jernih. 

Memang benar  dalam mencari pasangan hidup untuk sekali seumur hidup, kita tidak  boleh melakukan dengan asal-asalan saja.  Tapi mendengar saran dan tips yang diberikan  oleh atasanku itu, aku berpikir ternyata mencari pasangan hidup adalah suatu hal yang menurutku gampang-gampang susah juga. Membayangkan itu aku jadi merasa ngeri juga, apalagi kalau harus paten dan melaksanakan persis saran-saran seperti yang beliau berikan. Huffffffffttt. Kupikir kapan aku akan menemukann pasangan hidupku, owh my goshhh!!! Tapi setelah menimbang-nimbang lagi, aku memutuskan lebih baik saat ini aku menjalani dengan apa adanya saja terlebih dulu, santai, hingga aku benar-benar menemukan seorang yang menurutku, maupun menurut dia adalah yang terbaik untuk masing-masing. Aku yakin kelak suatu saat, aku pasti bisa  menemukannya siapapun itu, di manapun dan kapanpun itu. Jadi aku merasa tidak perlu berkecil hati Coyyyy!!!!! Tak kan lari gunung dikejar. 

Rabu, 08 Februari 2012

DANGDUT IS THE MUSIC OF MY COUNTRY

The Legend
Sebenarnya sudah lama aku punya hobi yang namanya music dangdut, selain musicnya seru, menarik dan agresif, ngga munafik jugalah penyanyinya dijamin pada bisa bikin para lelaki pada ngiler setengah mati dehh apalagi kalo kendanganya koplo + maut, kalo pas ada konser pasti dah pada rebutan buat bisa joget paling depan, jujur selama pengalamanku menjalani kehidupan ini, kalo pas nonton konser music, pasti lebih rame konser-konser music dangdut daripada konser-konser rock ataupun pop, dan antusias penonton pun sangat berbeda yang jelas kalo dihitung-hitung aku sendiri lebih banyak nonton konser dangdut dari pada konser music yang lain, waktu itu kalau berangkat nonton dangdut, pasti pake sepatu baju agak ketat (biar dipikir aparat) padahal ngga ada potongan aparat sama sekali, nah selain itu pasti botol kratindaeng yang sudah berganti isinya selalu menemani memberikan kehangatan, pas datang pertama masih jaim di belakang, cuma nonton saja, tapi begitu kena yang namanya air surga waduh langsung dah ilang jaimnya, segera cari posisi didepan kira-kira ditempat yang kalo teriak bisa didengerin sama penyanyinya, setelah itu baru dah menikmati asyiknya bergoyang dangdut, tapi itu masa lalu sekarang jaman sudah berganti, umur semakin tua jadi cara menikmati music dangdut pun sudah berbeda nggak pake yang namanya air surga lagi dengerinya sekarang di kamar saja sambil joget, sambil beres-beres kamar owh nikmatnya music dangdut yang berkembang terus dari masa-ke masa dengan gaya music yang bervariasi dan yang pasti tetep seru. 
Ngomong-ngomong soal perkembangan music dangdut, Nah sepengetahuan saya dangdut itu menurut jamannya ada beberapa klasifikasi  dimulai Jamannya Abang Roma atau ngetrend disebut sebagai Raja Dangdut malahan sekarang mungkin udah naik jabatan jadi Bapaknya Raja Dangdut, pas jaman ini dangdut lebih mengutamakan skill penyanyi, dengan sedikit bumbu aksi penyanyi saja tapi tetep saja dangdut di masa itu juga populer irama melayunya masih sangat kental sekali, penyanyi dangdut yang ngetop pada masa beliau ini antara lain Elvi Sukaesih, Mansyur S., Ida Laila, Mukhsin Alatas, Camelia Malik, setelah itu  Hamdan ATT, Meggy Zakaria,Vetty Vera, Nur Halimah,  Iis Dahlia, Ikke Nurjanah, Itje Trisnawati, Evi Tamala,  Kristina, Cici Paramida pada masa ini dandut lebih kental dengan irama melayu tidak terlalu banyak perubahan dari jamannya Bang Roma, setelah jamannya Ikke Nurjanah, setelah itu mulai muncullah dangdut jawa yang sering ngetop disebut campursari saat pertama di populerkan oleh Mas Didik Kempot, Campur Sari saat itu menjadi booming dan mulai banyak yang mengikuti jejak Mas Didik Kempot, setelah Campur Sari agak surut muncul dangdut dengan irama koplo atau lebih menonjollkan dari instrument music kendang ditambah bumbu aneka macam jenis Goyang, mulai Goyang Ngebor, ngecor, patah-patah hingga Kayang pada masa ini penyanyi yang ngetop adalah Inul Daratista, Anisa Bahar, Alam, Brodin, Nita Thalia, Dewi Persik,  dan lain-lain setelah itu dangdut semakin berkembang irama dangdut sudah berubah lagi dengan mengurangi kendang dan lebih menonjolkan Bass dangdut sering ini dipopulerkan pada saat acara grebek pasar di TPI, dan yang terakhir saat ini yang ngetop adalah lagu-lagu yang berasal dari para pengamen jalanan yang mulai dirintis oleh Group Dangdut Jawa Timur Sagita.  Banyak juga istilah dalam dunia perdangdutan yang akhirnya menjadi trend center di masyarakat, sepertti Semang, semang, semang semangkawww  dan yang terakhir adalah salam Assolloolleeeeee..... Cintailah ploduk-ploduk dalam negeli....  
 

Entri Populer