Rabu, 03 April 2013

Aku Percaya

Sempat belajar sedikit-sedikit tentang Atheisme yang intinya meniadakan sosok "Tuhan" akhirnya aku memutuskan untuk kembali kepada Jalan-Nya, bukan tanpa sebuah alasan atau pengalaman. Menjadi manusia yang tidak mempunyai Tuhan membentukku menjadi seorang yang bergerak seperti Robot yang tidak mampunyai rasa dan berfikir seolah semua itu wajar tanpa harus dikasihani ataupun diberi penghormatan. Nuraniku menjadi mati, walaupun dalam hati aku juga memikirkan tentang bagaimana sebaiknya hidup di Bumi ini, tetapi dalam perjalanan aku sama sekali kehilangan rasa belas kasih terhadap sesama, aku selalu menyalahkan "orang" karena tidak mau bergerak untuk merubah nasibnya bahkan lebih jauh aku berfikir kematian adalah akhir dari sebuah cerita, tidak ada jiwa ataupun ruh.

memang dalam Alkitabpun dijelaskan bahwa kebanyakan dari mereka yang tidak percaya akan adanya Tuhan rata-rata adalah orang baik. tetapi pada saat aku menyangkal sosok Tuhan aku seperti kehilangan arah, dan rasa sombongku menjadi tumbuh dalam diri ini, aku menganggap apa yang aku lakukan selalu paling benar, dan setiap aku melakukan sebuah kesalahan atau dosa-dosa selalu ada sebuah pembenaran-pembenaran yang membuatku semakin arogan.

memang secara logika berfikir manusia, kita tidak akan pernah dapat menemukan sosok Tuhan, hampir semua dapat dijelaskan secara ilmiah dan logis. Tetapi dalam keilmiahan dan kelogisan tentang terciptanya alam ini, jika disandingkan dengan pemahaman akan keTuhan-nan  akan terdapat sebuah titik temu yang sama-sama tidak dapat terjangkau oleh pikiran manusia, dalam penjelasan logika manusia, terdapat sebuah hal yang tidak dapat dijelaskan dan diuraikan dengan berbagai teori, yaitu "rasa" tentang adanya rasa inilah yang tidak dapat dijelaskan oleh ilmu pengetahuan.

Memang dalam sebuah perdebatan ilmiah orang yang mempunyai keimanan akan cenderung kalah dengan mereka yang mendasarkan pada sebuah ilmu pengetahuan, tetapi ketika "rasa" berbicara maka ilmu pengetahuan akan dengan sendiri mengakui. Dahulu aku sempat tersesat dalam pencarian hidupku, aku manfikkan adanya sosok Tuhan Sang Maha Esa, dan aku terantuk dengan berbagai kesalahan-kesalahan tanpa atau aku sadari. Saat ini aku bersyukur dengan pengalaman-pengalaman hidup yang aku jalani aku kembali lagi kejalan Tuhan aku ingin menggabungkan sebuah logika dengan rasa, aku tetap berusaha sambil tetap berdoa, buah dari usaha dan doa ini Tuhan yang akan menentukan.


aku yakin sosok "Tuhan" yang Empunya jagat alam semesta ini  nyata dan benar-benar ada!!! dan aku mengimaninya.!!!



Menulis

Beberapa hari ini nggak tahu kenapa aku pengen banget menulis tentang sesuatu, apa saja dan parahnya aku juga nggak tahu mau nulis apa. Aku berusaha menelusuri mengapa aku pengen banget menulis, apa karena ada sesuatu masalah dalam diriku yang tidak bisa aku ungkapkan secara lisan, atau hanya karena sudah lumayan lama aku tidak menulis lagi di Blog ini atau malah karena aku lagi pengen ngetik-ngetik saja. Aneh rasanya, seperti tidak punya arah.
Yah melihat situasi dan kondisi seperti yang sudah aku ungkapkan di atas, akupun memutuskan untuk memuaskan hasratku untuk menulis tulisan ini, selain untuk memuaskan hasrat tulisan coretan yang tidak terlalu jelas maknanya ini paling tidak bisa menumbuhkan gairah maupun ide-ide segar bagiku untuk memulai kembali aktivitas menulisku yang sudah lumayan lama agak terbengkelai karena kesibukan yang luar biasa hingga aku tidak mampu untuk membagi pikiran dan tenagaku untuk bercerita lewat tulisan dengan aktivitas pekerjaanku.
Setelah bergelut dengan pekerjaanku, saat ini ada setitik ruang kosong yang dapat aku manfaatkan untuk dapat memuaskan dahaga ini dan inilah sedikit paragaraf, untuk sekedar mengobati kerinduanku pada Blogku.... Chiayooooo...... 

Entri Populer