Senin, 03 Oktober 2011

PANITIA 8 FOR ME


 The Real Generasi Penerus Perjuangan 45 Panitia 8

 Pada awal perkuliahan aku adalah anak yang cukup aktif dalam berbagai kegiatan di luar kampus, entah kenapa tetapi menurutku pada waktu itu aku merasa kegiatan di luar adalah sesuai dengan idealismeku sebagai seorang mahasiswa. Seiring dengan berjalannya waktu,  karena ada suatu permasalahan yang menurutku sangat prinsipil, akhirnya aku memutuskan untuk keluar dan kembali lagi ke dunia kampus, dengan niat sekalian untuk menyelesaikan kuliahku. Baru sekitar 3 bulan berselang aku melihat ada sekumpulan mahasiswa duduk di belakang sebuah meja  kecil di depan pintu perpustakaan kampus. Karena penasaran akhirnya aku pun mendatangi stan tersebut dan aku membaca istillah MCC tapi waktu itu aku belum tahu sama sekali apa itu MCC, yang aku tahu waktu itu hanyalah sidang semu yang diadakan untuk mata kuliah praktek hukum. Setelah aku datang dan membaca akhirnya tanpa sengaja aku ketemu dengan kakak angkatanku tahun 2003 yaitu Iman Khilman mendengar sedikit cerita tentang MCC dari Iman dan undangan untuk mengikuti perkenalan tentang MCC, akhirnya aku merasa tertarik dengan yang namanya MCC hanya waktu itu, masih juga aku kepikiran tentang apa itu kepanjangan dari MCC, karena susahnya menulis Mooth Court kata Mood atau Moot menjadi susah aku pilih mana yang paling benar, kembali lagi ke cerita singkat kata, ketertarikannku di MCC tersebut lebih lanjut aku lakukan dengan mengikuti perkenalan yang diadakan pada sore hari waktu itu kulihat sangat banyak mahasiswa angkatanku dan beberapa angkatan di bawahku mengikuti kegiatan perkenalan itu dengan antusiasme yang sangat tinggi tapi ternyata itu tidak berlangsung lama seleksi alam akhirnya membuat para mahasiswa ini pergi meninggalkan MCC. Waktu itu rekruitmen MCC diadakan untuk mempersiapkan tim yang akan diberangkatkan ke Bandung untuk bertanding di ajang kompetisi piala KOMNASHAM (inilah salah satu alasan kenapa aku tertarik dengan yang namanya MCC aku bisa jalan-jalan gratis dari kampus ke kampus).
MCC Bandung inilah menjadi tonggal awal sebuah ikatan kegiatan, persahabatan sekaligus  persaudaraan yang terjadi diantara 8 orang Mahasiswa Fakultas Hukum UNS yang kebetulan semuanya bersala dari angkatan 2004. Walapun gagal di Bandung karena waktu itu hanya mendapat peringkat 4 setelah UGM kami tidak patah arang berbagai seleksi alam yang semakin menyusutkan keanggotaan MCC tidak lantas membuat kami lari dari MCC. Setelah MCC Bandung akhirnya tiba saatnya menghadapi kompetisi lain yang diadakan oleh Universitas Diponegoro Semarang yang setahuku baru pertama kali menyelenggarakan kompetisi yang dinamai Piala Profesor Sudarto, berproses di semarang membuat ikatan diantara kami semakin erat, hampir setiap hari kami tidur, makan, jalan-jalan kemana saja dimana saja bersama-sama (cuma mandi saja yang tidak sama-sama) dan ini dilakukan hampir selama 3 bulan penuh sebelum menghadapi perlombaan. Akhirnya tiba saatnya bertanding dan kami mendapatkan Juara II kalah dengan UI yang menduduki Juara I, walaupun kecewa tapi kami cukup senang dengan hasil itu karena untuk beberapa teman-temanku ini adalah even pertama kami meraih gelar dalam kompetisi peradilan semu antar kampus ini. Euforia kemenangan ini tidak berlangsung lama karena setelah MCC UNDIP, MCC ALSA UGM siap diselenggarakan di Jogja. Seleksi alam lagi-lagi menyusutkan jumlah kami angkatan 2004. Nah sekarang  adalah saat-saat paling bersejarah bagi lahirnya nama panitia 8. Dalam rangka menghadapi even ALSA UGM, para senior 2003 dan beberapa dari Angkatan 2004 telah bersepat untuk melakukan peng-eratan tim sekaligus ujian rekruitmen di Tawang Mangu (obyek wisata pegunungan di Karanganyar) waktu itu seingatku pada waktu pas hari H di Tawang Mangu aku tidak bisa datang tepat waktu dikarenakan masih ada kegiatan lain diluar MCC yang cukup penting (kayaknya menyangkut urusan dompet) tapi akhirnya pada sore hari sekitar jam 5 setelah aku selesai dengan urusanku akhirnya si Black pun aku ajak berangkat ke Tawangmangu dengan semangat rock untuk segera meluncur ke Tawangmangu sesampainya di TKP semua teman-temanku pada heboh bak menyambut datangnya seorang Presiden (Lebay dikit nggak apa-apalah) dan menceritakan kalau mereka mau buat tim dengan nama Super On 7 (hmmm yang ini kayaknya plagiat dari SOS 7)  tapi karena kedatanganku akhirnya semua menjadi berubah nama Super On 7 pun akhirnya batal digunakan karena personelnya menjadi 8 orang. Dengan perdebatan yang cukup sengit dan sangat menguras tenaga (tapi badan tetap dingin karena di pegunungan) sampai hampir seluruh bahasa atau istilah hukum dikeluarkan termasuk  azas-azasnya, akhirnya disepakati nama Panitia 8 sebagai nama pengikat diantara kami 8 Mahasiswa Fakultas Hukum UNS Angkatan 2004 yang sangat cerdas dan berprestasi (sombong dikit ngga papa-lah) nama-nama itu adalah :
Adityo Danukusumo Usfal, SH.  Klaten, 8 Juli 1986.
Awas Jam Kuliah
Sosok yang satu ini adalah aku sendiri. Nah biar terkesan sportif, aku menjabarkan diriku dalam  Panitia 8 dengan meng-copas tulisan temanku Fadly Alfarisi,
“Adityo D.Usfal aka Odix aka Oday aka Cuplis aka Jin Botol. Sbnry byk yg bs ku tulis ttg Pria 1 ini (bs sampai berlembar2). Krn byk kegiatan yg ku lalui bersamanya.baik d MCC,Magang n tmpt curhat seputar percintaannya. yg Jls pria satu ini sgt LEBAY..terutama dgn gadis2..oh man..pembawaannya yg supel n kdg cenderung sok tw m'bwt dia selalu d kangenin keberadaannya. yg khas dr odix adl.komunikasiny yg bs menembus semua golongan (dr RRI sampai dekanat). bnr2 master of communication. kemudian dia jg tahan banting n care ma adik2 MCC. odix mrpk pemain Legendaris d MCC FH UNS krn partisipasinya d berbagai even blm ada yg menandingi. odix spesialisa hadir d TM dan u/ penggarapan berkas dia suka2 aj. mau dmana aj terserah.sepanjang ga bikin mawut berkas TIM..hahaha klo Tmn2 garap berkas biasanya odix gitaran d luar (mesti nyanyi shaggy dog). d dlm sidang Odix spesialisasiny m'jd Terdakwa (pernah m;jd terdakwa terbaik) dan dia sgt sulit sekali menghapal skenario terdakwa. tp untungny u/ improvisasi dia sgh luar biasa (pernah action pingsan sgala...persis Karung beras jatoh..hahaha). karier terakhirny adl.sbg petugas pengadilan.odix jg mrpkn ank kesayangan pembimbing MCC FH UNS. khasny odix adl..."Oh man...Fuk man".."Wooyooooo"..."Ohh,,,,Yaya"..selain itu Odix jg gemar menyambangi RRI (entah 7anny apa)..1 hal ingatan saya yg berkesan ttg odix adl.pd saat menghadap k dekanat u/ memperjuangkan uang HAM Unpad 2008.” Kira-kira kira seperti inilah penilaian teman, sahabat sekaligus saudaraku tentang aku ya hampir mirip walaupun masih banyak yang kurang (kurang baiknya), tapi menurutku dalam MCC aku lebih sering menjadi pendingin suasana yang lagi panas mungkin karena kebijaksanaanku dalam menghadapi segala masalah ditambah lagi dengan naluriku sebagai mediator yang baik (biar nambah kebaikkannya) :D.
Anita Tiar, SH. Magelang, 28 September 1986

Mbak Mbem Bubu Manis

Hal yang paling khas dan sangat berkesan dalam hidupku terkait dengan sosok Nita adalah Pipinya yang ngga bisa sembuh setelah disengat tawon, pipi tembem itulah hal yang pertama kuingat dari sosok Anita, hingga aku dengan senang menjulukinya dengan nama Mbak Mbem, sosok Anita sebenarnya aku sudah mengenal agak dekat dengannya pada waktu awal kuliah dulu kadang aku main ke kos dia (karena jarak kos kami berdekatan) untuk meminjam catatan (akibat dari memperhatikan dosen terlalu serius akhirnya lupa nyatet) ditambah lagi ternyata ibuku dan ibunya pernah berteman pada masa SMA-nya. Mbak Mbem menurutku adalah sosok yang agak misterius sok cool (peace) dengan ketergantungan luar biasa (setahuku yang digantungi adalah daning) tapi Anita adalah termasuk anak yang sangat tekun dan pintar (kalau ngga percaya lihat saja IPK-nya) dalam Panitia 8. Mbak Mbem  sangat rajin menggarap berkas sidang terutama berkas hakim, di mana ada Mbak Mbem pasti disitu ada daning kalau ada daning nggak ada Mbak Mbem berarti bisa diindikasikan kalo Mbak Mbem lagi cemberut dan pipinya semakin membesar, gaya tidurnya pun luar biasa (bisa dilihat di foto hasil jepretan tersembunyi) dalam MCC Mbak Mbem berperan sebagai Hakim Anggota, tapi yang satu ini kalo ngambek agak susah dijinakkin karena Mabk Mbem menurutku adalah sosok yang agak tertutup kecuali waktu tidur b***rnya pasti terbuka (pisss lagi)  dialek yang paling kuingat dari Mbak Mbem adalah “lha nek kwe kie pie to Day??” kurang lebih seperti itulah sosok Mbak Mbem. Saat ini Anita menjadi pelopor dalam panitia 8 untuk urusan Jodoh karena Anita adalah anggota Panitia 8 yang sudah menikah (sejarah pertama kali) dan bahkan sudah memberikan ponakan buat Om dan Tante di Panitia 8, yang lainnya nggak tahu sampai kapan baru nyusul. Sekarang Mbak Mbem sudah  bekerja di Pemerintahan Daerah di Magelang sebagai Abdi Negara. Semoga selanjutnya semakin sehat, bahagia dan sukses selalu. Amin.
Eka Yudiarto, SH, Karanganyar 21 Desember 1985
Playboy Cap Nasgor Tempe
Sosok yang satu ini adalah sosok yang paling misterius dalam Panitia 8 sosok yang sangat pendiam, teliti, tertutup, pemalu dan lain-lain tetapi dalam hal ketelitian dan kedetailan belum ada yang mengalahkan Eka Yudiarto koreksi dalam setiap berkas setebal ratusan bahkan ribuan lembar dengan total jutaan kata pun dia koreksi satu persatu bahkan detail tentang scenario pun ia perdebatkan yang paling terparti dalam ingatanku adalah dalam kasus di Polsek Abuba (dalam scenario), waktu itu ada saksi Ibu- ibu yang selamat dari pembakaran di Rukonya oleh gerombolan nah disini terjadi perdebatan yang cikup seru antara Eka dengan Pethonk ’03 pertanyaannya adalah “lha ini saksinya kok bisa selamat? Kan rukonya terbakar dia kaburnya lewat mana?“  hal kedua yang paling aku ingat adalah  waktu makan malam sama-sama tepatnya di warung nasi goreng depan Tiong Thing kita sudah pada mesan ada yang nasi goreng telor atau nasi goreng ayam tapi ternyata Eka mempunyai pilihan yang lain yaitu “Nasi Goreng Tempe”. Saking misteriusnya bahkan Eka-pun nggak mau ngajak kita kerumahnya entah kenapa?? Yang pasti setelah beberapa even selesai ternyata baru aku tahu walaupun hanya kabar burung saja kalau Eka pergi untuk bertanding pasti ijinnya tidur di kos-san teman. Dalam MCC Eka berperan sebagai pengoreksi dan berperan sebagai Hakim Anggota, Saksi dan Petugas Penyumpah. Begitulah kurang lebihnya tentang Eka, saat ini Eka bekerja sebagai Abdi Negara di Lembaga Penelitian, sangat cocok dengan karakteristik Eka yang sangat teliti dan sering memunculkan pertanyaan-pertanyaan diluar dugaan kita. Semoga selanjutnya semakin sehat, bahagia dan sukses selalu. Amin.
 Fadli Alfarisi, SH. Bekasi, 28 Desember 1985
Fadli bersama pujaan hati
 Sosok yang akrab dipanggil sama Daning dengan sebutan Bo ini terlihat wibawa, jaim, mau bilang ganteng tapi aku bukan homo, tapi menurut banyak wanita fadli adalah sosok yang ganteng 11-12 sama gading marthen lah… hanya yang menjadi masalah adalah Fadli berpacaran dengan wanita hanya sebagai kedok saja biar dikatakan normal (pissssssss) yah sebelum mengenal Fadli lebih jauh, aku sangat segan dengan Fadli karena sifat pendiamnya dan cenderung kelihatan cerdas, tapi lama kelamaan baru keliatan aslinya yang hobi misuh juga hahahahaaaa… apalagi setelah kami magang bersama di sebuah Instansi Bagian Hukum di Pemerintah Daerah Kabupaten Sragen Fadly memunculkan aslinya dan keluar dari topengnya (pissssssss) dibalik jaimnya ternyata menyimpan hal-hal yang sangat luar biasa mulai dari buaya sampai tukang bolos dan tidur waktu magang :D, setiap hari aku dan fadli berangkat bersama waktu magang disaat magang kebetulan ada staff yang sangat baik pada kami Bu  Diah  namanya, setiap hari fadli sangat bersemangat untuk ditraktir bahkan malah sengaja memilih jam makan yang bersamaan dengan beliau (lumayan bisa gratis), pengalaman terbaik dengan Fadli adalah saat kami pulang magang dan membeli Kelapa Muda Bakar yang rasa dan harganya luar binasa. Fadli paling takut kalau si Daning sedang ngambek karena konsekuensinya adalah harus membelikan cemilan, kalau digoda sama Feri muka bahkan seluruh badannya menjadi merah semua, selain itu waktu Lomba Fadli paling hobi dengan LO atau pendamping tim yang disiapkan oleh panitia (kalau aku dengan sesama peserta lomba) dalam MCC Fadli berperan sebagai PU, PH, Saksi dan Hakim Ketua. Begitulah kurang lebihnya cerita tentang Fadli, sekarang Fadli bekerja sebagai Abdi Negara pada Kantor Kejaksaan. Semoga selanjutnya semakin sehat, bahagia dan sukses selalu. Amin.
Feri Irina Rachmani, SH. Gresik, 17 Februari 1986
Sedang Merayu
Sosok yang satu ini didaulat sebagi Bos Genk di Panitia 8 karena memang dia adalah koordinator Panitia 8, Keras tapi dalamnya agak rapuh, suka kentut sembarangan, cewawakan, genit adalah cirri khas dari Feri. Banyak cerita tentang Feri termasuk dalam hal asmara (pernah terjebak kisah cinta mahasiswa denganku)  pembawaanya agak keras tapi cukup humoris ini memberikan warna tersendiri dalam Panitia 8 cengkok dangdut yang sangat kentara pun membuatnya dipercaya terus menerus dipercaya sebagai Penuntut Umum dalam MCC, selain itu kebiasaan mengupilnya juga tidak kalah menarik dan cukup menjijikkan peace moment yang sangat teringat dalam ingatanku dengan Feri sebagai Panitia 8 adalah saat kita mengerjakan berkas dan kemudian ada malasah dalam tim kemudian aku mengajakknya keluar untuk sekedar merefresh  pikiran agar segar kembali, waktu itu aku mengajaknya di Stadion Manahan, sepanjang perjalanan Feri menangis bahkan berniat mundur dari kompetisi dan mungkin dari MCC tapi aku memberi dia motivasi untuk maju dan akhirnya berhasil, feri selalu memanggilku bantet, jin botol dll tapi ternyata dibalik itu tersimpan rasa karena mungkin wajahku memang tampan :D tapi kisah kami akhirnya berakhir tetapi Feri tetap menjadi sahabat terbaik. Dalam MCC Feri selalu dipercaya sebagai Penuntut Umum. Sekarang Feri bekerja pada sebuah perusahaan kontraktor dan membuka usaha wedangan di Kota Gresik. Semoga selanjutnya semakin sehat, bahagia dan sukses selalu. Amin.
Junaidi Arief, SH. Kudus, 25 April 1986
John Teler
 Sosok yang satu ini adalah pribadi yang cerdas, tekun, bertanggung jawab, suk kentut juga, dan suka mengeluarkan istilah konyol yang menarik dan sangat cerdas sosok ini menjadi tulang punggung dalam pengerjaan berkas Penasihat Hukum dan bagian teknis terkait dengan persiapan MCC “Tak ada pantat yang rapat” adalh cirri khasnya, alergi sama telor karena takut berjerawat dan rambutnya jadi gatal (padahal karena nggak pernah keramas) melekat dalam pribadinya. Santai tapi serius dalam menghadapi masalah dan gampang terlihat frustasi untuk beberapa hal, agak pendiam tapi selalu berusaha memberikan argumentasi, berani mengungkapkan sesuatu yang tidak cocok dengannya dengan  caranya sendiri itulah Juned atau akrab aku panggil dengan sapaan John hal paling berkesan dengan dia adalah pada saat kami mengantarkan berkas lomba Di UNDIP walaupun 2 hari sebelumnya kami berdua sama-sama tidak tidur untuk menyelesaiakan berkas akhirnya tiba dateline waktu pengumpulan maka kami harus segera mengantarkan berkas ke UNDIP saya ingat betul waktu itu bersamaan dengan ulang tahun tahun phillow jadi kami mendapat syukuran nasi kuning. Waktu yang mendesak memaksa kami untuk tidak beristirahat sama sekali dengan semangat menggebu-gebu motor pun di start pada pukul 9 malam lebih dan kami pun berangkat dari solo dengan bekal Nasi Kuning syukuran dari Phillow. Dengan kecepatan penuh 90-100 km/jam bak Max Biaggi  yang memacu Motor GPnya sambil berharap berkas yang kami bawa tidak terlambat sampai pada tempatnya. Dijalan  pun kami sempat menabrak musang yang sedang melintas tapi tetap tidak kami hiraukan karena waktu yang mendesak. Akhinya pada tengah malam tepatnya pada Pukul 00:01:01 kami sampai di komplek Kampus Undip tapi sial ban motor yang kami kendarai pun mengalami kebocoran. Akhirnya kami pun mencari tukang tambal ban terdekat sambil menelpon menghubungi Panitia dari UNDIP. Sambil menanti tukang tambal ban akhirnya dari panitia UNDIP menjemput kami dan kami pun bersama-sama menuju sekretariat panitia. Disana kami bertemu dengan peserta dari UKSW yang waktu itu membawa mobil (pengen bawa mobil benernya). Setelah menyerahkan berkas akhirnya kami memutuskan untuk pulang, tapi sebelum perjalanan pulang, kami pun memutuskan untuk sejenak berkeliling tugu muda dan sekalian menyantap Nasi Kuning yang kami bawa di trotoar dekat simpang lima begitu lahap sampai-sampai bungkusnya pun hamrpir dimaka juga. Setelah itu barulah kami melanjutkan perjalanan dalam perjalanan kami sempatkan berfoto di tempat yang agak tinggi disemarang di dekat cofe rest karena disana pemandanganya sangat indah kemudian kami melanjutkan perjalanan lagi, karena sangat mengantuk akhirnya kami memutuskan untuk berhenti di sebuah Pompa Bensin dan tidur hingga pukul 9 siang untuk melanjutkan perjalanan. Juned adalah sahabat yang benar-benar bisa diajak untuk bersenang-senang maupun bekerja berat. Dan sehabat yang paling ringan tangan untuk dimintai bantuan. Dalam MCC John berperan sebagai Hakim Anggota, Saksi, dan Petugas Pengambil Sumpah. Saat ini John terdampar di Belantara Kalimantan untuk mengadu nasib di perusahaan Batu-bara sambil menyelesaikan S2-nya di UGM. Semoga selanjutnya semakin sehat, bahagia dan sukses selalu. Amin.
Nasyiatun Fadillah, SH. Boyolali, 24 Maret 1985
Mikir Nasib Masa Depan
Sosok yang satu ini bersedia berkorban demi MCC hingga menjadi Tante Toyib yang ngga pulang-pulang dan seorang Bigos (paling cocok kerja di Infotainment) Dilla Ndul adalah patnerku dalam mengerjakan berkas Panitera (tapi banyakan Dila semua yang ngerjain) pribadi yang jarang marah tapi suka keceplosan hal-hal yang sangat rahasia, jadi harus hati-hati apabila bercerita tentang hal-hal yang sifatnya rahasia sama yang satu ini. Hal yang kuingat dari dia adalah pengorbanan yang sangat luar biasa yaitu dari anak rumahan yang dipingit orang tuanya yang tinggal di daerah pedalaman di Jawa Tengah hingga rela menjadi Ibu toyib demi Panitia 8. hal yang paling berkesan dengan Dilla adalah ketika kami mengingat pertemuan pertama, ternyata Dila melihatku pada waktu pemilihan dekan fakultas (waktu itu saya jadi tim sukses pak Jamal) dia berfikir aku sangat menyeramkan tapi tampan (yang ini murni tambahan saya )mungkin karena brewok tapi setelah mengenalku semua pikiran itu ternyata berubah total kata Dilla katanya Wajah Preman hati Beriman. Dalam MCC Dilla Berperan sebagai Panitera dan selalu menjadi Panitera Terbaik dalam setiap even MCC dan hal itu ternyata berlanjut dalam dunia kerja, Dila pun menjadi Abdi Negara Sebagai Panitera.  Semoga selanjutnya semakin sehat, bahagia dan sukses selalu. Amin.
Sekar Dianing, SH. Magelang 25 April 1986
Padahal Kolongnya Kecil Banget


Sosok yang akrab dipanggil dengan sebutan kecil ini memang pas karena postur badannya yang mini (dikarenakan makan sedikit) tapi banyak ngemil dan walaupun posturnya kecil, tapi Otaknya luar biasa bisa dikatakan jenius tingakt tinggi, selain itu dia seorang yang sangat periang dan bersemangat sekaligus menjadi kas bulanan kita kalau kita baru dalam keadaan kosong blong tapi jangan salah dibalik periangnya itu, seperti yang dibilang Fadli, kalau yang satu ini ngambek wah bakalan kacau semuanya karena dia memang tulang punggungnya semua berkas di MCC Sosok kecil Daning memang kecil tapi sering kali dia sebenarnya pengen besar :D (pisss) dia sosok yang sering minta dibeliin makanan kalo kosnya sudah dikunci, sangat cerdas Daning menjadi sosok yang sangat unik kecil dan menggemaskan dia juga yang memberiku julukan Cupliz padahal orangnya besar kayak gini, banyak kenangan bersama Kecil yang kualami selama di MCC selain tour traveling Solo-Wonogiri-Jogja-Magelang-Dieng, kejogja hujan-hujanan bawa Mobil Kerupuk milik universitas, tapi yang paling mengesankan adalah pas kita lagi curhat bersama tiba-tiba aku melihat raut muka Keci agak berubah dalam hatiku langsung berkata wah siaga 1 ini si-Kecil mau ngambek dan benar saja aku langsung berinisiatif untuk mengirim sms penghibur buat dia dan ternyata benar setelah itu dia minta untuk break sejenak dan mau tidak mau akhirnya kita pun break sesaat sebelum melanjutkan, selain itu pas sidang di UNPAD saking menikmati sidangnya kebetulan aku terdakwa, Kecil dan Fadli sebagai PH aku asyik ngobrol dari utara sampai selatan timur ampe barat sama si Fadli karena kecil ikutan bersemangat dia pu bergaya menyambung pembicaraan pria kami (padahal sebenarnya kecil gag tau kita lagi ngobrolin masalah cewe UNPAD yang gag jelas) heheheeeee pissssss….  Dan kami hanya meng-iyakan setiap sambungan kecil xixixixiiii… pisss…. Dalam MCC Daning selalu dipercaya sebagai PH dan tulang punggung pemberkasan, saat ini Kecil bekerja sebagai Abdi Negara dikantor Kejaksaan. Semoga selanjutnya semakin sehat, bahagia dan sukses selalu. Amin.
Itulah profil dari 8 orang anggota Panitia 8, banyak permsalahan yang sudah kami hadapi bersama mulai dari hal yang buruk hingga hal yang baik, semua proses yang kami jalani itu akhirnya membuat kami semakin dewasa dan mengerti akan makna persahabatan, proses yang kami lalui telah mempererat tali persaudaraan kami bahkan hingga saat ini walaupun terpisahkan jarak dan waktu. 8 pribadi yang berberbeda disutukan dalam satu wadah yang dinamai dengan MCC, sungguh satu kebanggaan aku bisa bersahabat dan bersaudara dengan Para Panitia 8. Delapan Pribadi yang bisa saling mengingatkan disaat kita terlupa sesuatu, saling mendukung disaat salah satu dari kita jatuh, saling memberikan semangat, saling memaafkan jika ada yang membuat salah selalu kompak dalam merapatkan barisan, bahkan Panitia 8 menjadi inspirasi dari beberapa Adik-adik angkatan kami yang menjadi penerus dari generasi kami. Banyak hal yang sudah aku dapatkan dari Panitia 8 Mulai dari menangis hingga tertawa. Semua ini tidak akan bisa aku dapatkan tanpa kalian. Aku sayang kalian semua saudaraku Panitia 8  dan dalam keyakinanku kelak kita akan mewarnai Indonesia ini dengan warna yang cerah. Dan akhirnya semoga persahabatan ini tetap terbawa sebagai kenangan terindah dalam hidup ini. Semoga dalam tugas sebagai pribadi masing-masing kita senantiasa sehat, bahagia dan sukses selalu. Chiayooooooo Pan 8 woyooooooooooooooooo……
Piala yg sudah dipersembahkan oleh Panitia 8 untuk Universitas Sebelas Maret Surakarta :
1.      Juara I  MCC  Money Laundering Tingkat. Nasional tahun 2007 di Universitas Trisakti  (Kecil & Feri)
2.      Juara IV MCC Tingkat Nasional oleh KOMNASHAM Tahun 2007 di Universitas Padjajaran Bandung  2007 (full pan.8)
3.      Juara II MCC dengan Tema Korupsi Piala Prof Sudarto I Tingkat Nasional di Universitas Diponegoro Semarang  (full pan.8)
4.      Juara I MCC HAM Tingkat Nasional di Universitas Padjajaran Bandung  tahun 2008 (Fadli, Juned dan Odix)

Woyoooooooo
 Terima kasih buat persaudaraan dan persahabatan sejati, selain itu tak lupa juga aku ucapkan  Terima kasih juga buat Teman ku angkatan 2004 yang telah mendukung kami, Wieryo, Danang dll, terima kasih kakak-kakak angkatanku 2003, adik-adikku penerus MCC FH UNS, official, dan semua orang yg mensupport MCC FH UNS semangat semangat di MCC kita bisa menemukan makna persahabatan dan persaudaraan sejati.



  -3 Oktober 2011-

3 komentar:

  1. ooouuuuuuuuuuuuw... I miss u all ^0^
    ntar ta bkin versi sekuelny plis.. trlalu bnyk crita pan8..g bkal da hbsny buat dtuangkan dlm kata >_<

    BalasHapus
  2. iyaaa kangen kie kapan kita wedangan bareng lagii???

    BalasHapus
  3. Ayoooi kunpulll d solooo lagiiii

    BalasHapus

Entri Populer