Rabu, 08 Februari 2012

DANGDUT IS THE MUSIC OF MY COUNTRY

The Legend
Sebenarnya sudah lama aku punya hobi yang namanya music dangdut, selain musicnya seru, menarik dan agresif, ngga munafik jugalah penyanyinya dijamin pada bisa bikin para lelaki pada ngiler setengah mati dehh apalagi kalo kendanganya koplo + maut, kalo pas ada konser pasti dah pada rebutan buat bisa joget paling depan, jujur selama pengalamanku menjalani kehidupan ini, kalo pas nonton konser music, pasti lebih rame konser-konser music dangdut daripada konser-konser rock ataupun pop, dan antusias penonton pun sangat berbeda yang jelas kalo dihitung-hitung aku sendiri lebih banyak nonton konser dangdut dari pada konser music yang lain, waktu itu kalau berangkat nonton dangdut, pasti pake sepatu baju agak ketat (biar dipikir aparat) padahal ngga ada potongan aparat sama sekali, nah selain itu pasti botol kratindaeng yang sudah berganti isinya selalu menemani memberikan kehangatan, pas datang pertama masih jaim di belakang, cuma nonton saja, tapi begitu kena yang namanya air surga waduh langsung dah ilang jaimnya, segera cari posisi didepan kira-kira ditempat yang kalo teriak bisa didengerin sama penyanyinya, setelah itu baru dah menikmati asyiknya bergoyang dangdut, tapi itu masa lalu sekarang jaman sudah berganti, umur semakin tua jadi cara menikmati music dangdut pun sudah berbeda nggak pake yang namanya air surga lagi dengerinya sekarang di kamar saja sambil joget, sambil beres-beres kamar owh nikmatnya music dangdut yang berkembang terus dari masa-ke masa dengan gaya music yang bervariasi dan yang pasti tetep seru. 
Ngomong-ngomong soal perkembangan music dangdut, Nah sepengetahuan saya dangdut itu menurut jamannya ada beberapa klasifikasi  dimulai Jamannya Abang Roma atau ngetrend disebut sebagai Raja Dangdut malahan sekarang mungkin udah naik jabatan jadi Bapaknya Raja Dangdut, pas jaman ini dangdut lebih mengutamakan skill penyanyi, dengan sedikit bumbu aksi penyanyi saja tapi tetep saja dangdut di masa itu juga populer irama melayunya masih sangat kental sekali, penyanyi dangdut yang ngetop pada masa beliau ini antara lain Elvi Sukaesih, Mansyur S., Ida Laila, Mukhsin Alatas, Camelia Malik, setelah itu  Hamdan ATT, Meggy Zakaria,Vetty Vera, Nur Halimah,  Iis Dahlia, Ikke Nurjanah, Itje Trisnawati, Evi Tamala,  Kristina, Cici Paramida pada masa ini dandut lebih kental dengan irama melayu tidak terlalu banyak perubahan dari jamannya Bang Roma, setelah jamannya Ikke Nurjanah, setelah itu mulai muncullah dangdut jawa yang sering ngetop disebut campursari saat pertama di populerkan oleh Mas Didik Kempot, Campur Sari saat itu menjadi booming dan mulai banyak yang mengikuti jejak Mas Didik Kempot, setelah Campur Sari agak surut muncul dangdut dengan irama koplo atau lebih menonjollkan dari instrument music kendang ditambah bumbu aneka macam jenis Goyang, mulai Goyang Ngebor, ngecor, patah-patah hingga Kayang pada masa ini penyanyi yang ngetop adalah Inul Daratista, Anisa Bahar, Alam, Brodin, Nita Thalia, Dewi Persik,  dan lain-lain setelah itu dangdut semakin berkembang irama dangdut sudah berubah lagi dengan mengurangi kendang dan lebih menonjolkan Bass dangdut sering ini dipopulerkan pada saat acara grebek pasar di TPI, dan yang terakhir saat ini yang ngetop adalah lagu-lagu yang berasal dari para pengamen jalanan yang mulai dirintis oleh Group Dangdut Jawa Timur Sagita.  Banyak juga istilah dalam dunia perdangdutan yang akhirnya menjadi trend center di masyarakat, sepertti Semang, semang, semang semangkawww  dan yang terakhir adalah salam Assolloolleeeeee..... Cintailah ploduk-ploduk dalam negeli....  
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Entri Populer