Minggu, 30 September 2012

Believe In God??

Menurutku sifat utama manusia yang tidak menunjukkan sebuah iman atau kepercayaan akan keberadaan Tuhan Sang Pencipta Alam Semesta adalah "Rasa Takut".  Seringkali orang yang mengatakan bahwa dia sangat percaya dengan Tuhan dengan berdoa secara khusuk dan sebagainya, tetapi dalam dalam menjalani hidup ternyata sama sekali tidak menunjukkan rasa kepercayaan itu!!!!!

Menurutku dan semoga diamini sama orang lain, waktu menciptakan alam semesta ini Tuhan sudah memikirkan semuanya. Sebagai satu contoh nyata adalah dalam penciptaan makhluk, ruang dan makanan, Tuhan sudah mendesain alam ini dengan sangat sempurna ada kehidupan dan kematian ada sebuah rantai makanan yang sangat detail dan sempurna, ada pemangsa dan ada pemangsa yang sama-sama mempunyai batasan umur masing-masing, jadi kalau ada sebuah keseimbangan yang bagus maka aku yakin yang namanya kekurangan itu tidak akan ada. 

Faktanya saat ini banyak mahkluk-mahkluk lain ciptaan Tuhan banyak yang hampir punah atau hilang dari bumi. Kenapa ini bisa terjadi ? Menurutku ada satu hal mendasar kenapa apa yang ada di bumi ini menjadi "seakan-akan tidak cukup menghidupi manusia".  "TAKUT"  ketakutan dalam diri manusia bahwa apa yang ada di bumi ini tidak akan bisa memenuhi kebutuhan manusia hingga banyak terjadi ekplorasi dan penyimpanan/penampungan besar-besaran oleh manusia untuk menyiapkan kebutuhannya  yang akan datang. lebih parah lagi ketakutan ini dibarengi dengan ketamakan yang semakin menghancurkan siklus yang diciptakan oleh Tuhan.

Menurutku jika alasan untuk menampung atau menyimpan harta adalah untuk kebutuhan anak-cucu kelak adalah omong kosong belaka, karena jika kita pikir dengan logika yang sehat, ketika semua isi bumi kita habiskan sekarang untuk disimpan tanpa kita beri kesempatan mereka untuk beregenerasi, apakah nanti anak cucu kita bisa menikmati apa yang kita simpan saat ini? sebagai satu contoh tentang Nelayan dan Ikan Tuna, banyak ekplorasi terjadi untuk mengumpulkan harta berupa uang atau lain segalanya. Untuk mendapatkan itu semua Nelayan akhirnya mencari jalan pintas dengan menggunakan BOM IKAN untuk menangkap ikan itu dengan mudah sehingga dia bisa menjual ikan hasil tangkapannya untuk menabung demi anak cucunya kelak. Tetapi yang tidak dia sadari adalah karena perbuatannya akhirnya Ikan Tuna habis dan tidak diberikan kesempatan untuk beregenerasi kembali. Memang banyak uang yang bisa dia kumpulkan dengan cara kerjanya, tetapi ketika Ikan-ikan itu habis, darimana dia akan mengais rejekinya? Jika kita beralasan itu demi anak-cucu kita, apakah kita tahu bahwa anak cucu kita menginginkan uang atau emas? jika ikan atau sumber makanan kita habiskan semua saat ini, apakah anak cucu kita kelak akan kita suruh memakan uang yang sudah kita kumpulkan!! jika seperti itu yang terjadi, sungguh sangat biadab menurutku jika saat ini kita bisa memakan makanan yang nikmat berupa ikan, daging, nasi dan lain-lain tetapi  anak cucu   kita, kelak kita suruh mereka untuk memakan kertas yang terdapat angka nominal di dalamnya. Jika kita tetap seperti ini jangan pernah marah jika kelak di atas kuburan kita mereka tidak mendoakan kita tetapi mencaci maki kita karena keserakahan kita saat ini.

Are you believe in God ?? Don't be afraid 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Entri Populer