Senin, 13 Agustus 2012

Sebuah Asa Cinta



Aku pernah menuliskan sebuah tulisan yang berjudul "antara rasa dan logika" yang intinya adalah jangan sampai sebuah rasa membunuh logika dan begitu pula logikamu membunuh rasa yang kita miliki. Benar memang menurutku karena memang keduanya harus seimbang karena menurutku kita tidak bisa hidup dengan hanya mengandalkan rasa kita saja, atau logika kita saja.

Benar ternyata bagiku, ini kurasakan dalam masalah percintaan. Sebenarnya aku termasuk seorang pria yang mudah tertarik kepada lawan jenis, secara logika sebenarnya aku juga kuat karena aku mudah tertarik dengan lawan jenisku tetapi kenapa secara perasaan kadang aku merasa sangat susah untuk mencintai seseorang. Dalam kehidupan sehari-hari tentu wajar seorang pria merasa terpikat kepada seorang wanita pada pandangan pertamanya, dan hal pertama yang dilihat adalah secara fisik tetapi aku seringkali memilih mundur ketika perasaan ini merasa kurang nyaman. Hal ini karena aku merasa dalam sebuah hubungan aku tidak hanya memandang secara fisik semata, tetapi juga kenyamanan dalam hubungan sehari-hari, mungkin juga ini yang menjadikan sebuah hambatan bagiku karena terlalu banyak pertimbangan-pertimbangan dalam diriku dalam hal mencari seorang pasangan hidup. Tetapi lagi-lagi logikaku memaksaku untuk segera menentukan sebuah pilihan untuk masa depanku, karena sebuah alasan umur yang terus bertambah seiring dengan berjalannya waktu.

Sungguh sebuah dilema yang menurutku sangat berat bagiku, tetapi aku yakin dengan adanya keseimbangan ini, kelak aku akan mendapatkan yang terbaik untukku. Bukan sebuah kesempurnaan yang aku inginkan karena aku juga menyadari bahwa aku bukan seorang yang sempurna tetapi aku mengharapkan seorang yang bisa melengkapi ketidaksempurnaanku, dan suatu saat aku pasti akan mendapatkan tepat pada waktunya. Aku hanya memerlukan sebuah kesabaran dengan tetap menggunakan rasa dan logikaku agar kelak aku ataupun pasanganku, tidak menyesal atas pilihan masing-masing, sehingga dalam menjalani sebuah hubungan rumah tangga tercipta sebuah keselarasan dan keharmonisan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Entri Populer