Kamis, 08 Maret 2012

Mulia Manusia Dalam Jejaring Sosial

Gambar diambil dari sebuah situs
Aku adalah salah satu jenis manusia yang gemar membaca-baca status atau kata hati yang di ungkapkan oleh seseorang dalam sebuah situs jejaring sosial, ada beberapa situs jejaring social yang kuikuti yaitu waktu pertama aku mengikuti jejaring social yang bernama Friendster (sudah lulus), lalu yang kedua Facebook (pernah meluluskan diri tapi kemudian mendalami lagi), Twitter (masih mengikuti dalam keadaan kurang aktif) dan terakhir adalah BBM, di Facebook aku suka membaca status, maupun komentar-komentar yang muncul  karena adanya status yang diterbitkan oleh seseorang, di twitter aku suka membaca twett yang diterbitkan oleh orang-orang utamanya yang berteman denganku, sedangkan di BBM aku suka melihat foto-foto yang dijadikan display picture dalam BBM baru aku membaca status mereka.
Waktu aku membaca status-status teman-temanku, kurasakan sangat mulia sebenarnya manusia itu, semua yang mereka curahkan adalah hal-hal yang baik, bahkan ketika mereka menjelek-jelekkan orang lain itupun atas dasar pembelaan atas kebenaran dirinya yang telah disakiti orang lain. sungguh tulisan-tulisan  yang diterbitkan hampir semuanya menggambarkan bahwa semua orang itu baik. 
Masalahnya adalah ketika  kemudian  hal itu tidak sejalan dalam kehidupan nyata, akhirnya yang terjadi adalah apa yang mereka tuliskan hanya merupakan sebuah cara untuk mencari PEMBENARAN atas dirinya. dan menurutku ini adalah sebuah masalah yang sangat besar. Hal ini menjadi sebuah masalah yang besar karena yang muncul dalam watak manusia adalah adalah sebuah watak egois yang dengan segala perbuatan yang mungkin sebenarnya salah, kemudian dicarikab sebuah pembenaran dalam tulisan-tulisan yang dia terbitkan dan itu demi menjaga kepentingan dia sendiri, dan menurutku ketika dia sudah membuat suatu pembenaran dalam wujud tulisan, biasanya seseorang akan berusaha dengan cara apapun untuk mempertahankan pembenaran itu.
Aku adalah salah satu tipikal manusia yang juga gemar membaca sebuah status-status seseorang untuk kemudian aku bandingkan dengan kehidupan sehari-harinya ada beberapa yang sesuai tapi tidak sedikit pula yang sangat berbeda.
Dari sini aku sedikit belajar bahwa sebenarnya apa yang nampak dari luar belum tentu sama dengan isi didalamnya, tapi biasanya aku selalu berusaha mengambil sisi-sisi  positif yag ada, aku selalu menganggap bahwa semua manusia itu baik, walau itu hanya menurut versinya dan aku setia mengikuti, kadang dengan apa yang kulakukan ini orang menilai aku bodoh, idiot atau gampang ditipu tapi sebenarnya aku tahu karena aku selalu mau tahu, tapi demi hubungan yang baik, aku aku tidak mau mempermasalahkan semua itu sepanjang tidak merugikan aku.  dan aku juga selalu berusaha bahwa tulisan yang aku terbitkan  dalam jejaring-jejaring social itu sesuai dengan aku dalam kehidupan nyata, bukn sebuah Pembenaran atas kesalahanku.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Entri Populer