Selasa, 20 Maret 2012

Orang sabar Pantatnya Lebar

Lebih Baik Mati Berkalang Tanah Dari Pada Hidup Tertindas.
gbr. diambil dari situs website 
Suatu hari aku dihadapkan dengan masalah yang sangat bertubi-tubi, dan masalah yang sangat besar adalah ketika aku harus berhadapan dengan seorang pemegang kuasa disebuah komunitas yang aku ikuti. Entah apa yang menjadi kesalahanku waktu itu hingga aku disingkirkan dan dianggap tidak ada, hal ini terlihat dari sikap dan perbuatan yang ditunjukkan kepadaku, seperti semua kegiatan yang membutuhkan pemikiran selalu dibebankan kepadaku, sedangkan semua pekerjaan yang ada imbalannya tidak pernah diberikan kepadaku.

Jujur aku sangat jengkel dengan keadaan ini, tetapi teman-temanku yang lain memberiku nasehat bahwa dalam hidup kita harus senantiasa bersabar, dan itu yang diajarkan dalam setiap agama. Bahkan dibeberapa televisi di tempatku juga sering menayangkan film-film yang intinya bahwa kita harus bersabar walaupun orang menindas dia dengan kejam. Mereka berpendapat bahwa biarkan orang memperlakukan seperti itu kepada kita, dan percayalah kelak perbuatan mereka akan dibalas oleh Tuhan.

Mendapat beberapa nasehat dari teman-teman lain yang lebih senior dan beberapa temanku yang setingkat, akupun menurut, aku mencoba bersabar dan berperilalu seperti biasa saja. Hari terus berjalan dan aku tetap bersabar dalam menghadapi persoalan ini. Masalahnya dengan aku bersabar dengan mendiamkan dan menuruti semua kemauan orang itu tidak membuat mereka merubah sikapnya kepadaku bahkan mereka malah lebih menunjukkan kearoganan dan menganggap aku bodoh. Merasa tidak ada perubahan yang lebih baik, malah cenderung memburuk dan seringkali merugikanku, akupun memutuskan bahwa aku tidak lagi bisa bersabar. Aku harus bisa melawan entah dengan cara Apapun.

Pemikiran bahwa aku tidak bisa bersabar lagi ini terinspirasi oleh sejarah bangsa ku yaitu Bangsa Indonesia dalam merebut kekuasaan dari penjajah. aku yakin jika Bangsaku terus bersabar dan bersabar tanpa melakukan perlawanan, maka Hingga saat ini pasti bangsa ini masih berada dalam genggaman penjajah bangsa asing. Selain itu setelah aku mempelajari dan merenungkan sedikit tentang sejarah Bangsa India waktu itu ada gerakan untuk diam yang dicetuskan oleh Mahatma Gandhi, yang mungkin diartikan oleh beberapa orang sebagai gerakan yang sabar, tapi menurutku itu bukan mengekspresikan kesabaran Bangsa India, tapi aku lebih melihat hal itu sebagai salah satu bentuk perlawanan atas kemuakan dengan keadaan yang ada.

Saat ini aku dihadapkan dengan pilihan aku harus bersabar dengan keadaan ditindas seperti ini atau aku harus bangkit dan melawan. Akupun memutuskan untuk melakukan perlawanan dengan caraku sendiri, dengan segala resiko apapun yang mungkin akan aku terima. tapi itu adalah pilihanku, aku tidak bisa berdiam diri di bawah sesuatu yang menurutku tidak adil. Aku harus melawan dan melawan!!!



Untuk   seseorang yang merasa terjajah 

2 komentar:

  1. hubungannya sabar sama pantat apa ya?? *tambahin simbol thinking sama eyes rolling :p

    BalasHapus

Entri Populer